Kau lemah terbaring
menunggu putaran waktu yang teramat lambat kau rasakan
hingga begitu berat tiap detik yang kau lalui
ibu
dalam senyummu menyimpan seribu pertanyaan
tentang apakah arti kehidupan
meski kadang kau risau merasa tak berarti
namun demi buah hati kau terus bertahan
kaulah mengajarkan kami untuk berbagi
walau ku tahu kau dalam keadaan serba kekurangan
kau yang mengajarkan kami untuk tidak pernah menyakiti siapapun
karena kau tahu rasa disakiti
kau adalah pribadi yang bijak
meski orang-orang memandangmu hanya sebagai orang yang tak waras
tapi ku hormati dirimu begitu, amat ku hormati
pernah ketika kau pergi menghilang entah kemana
kurasakan hidupku serasa tak berarti
kemanapun kucari dirimu
hingga ku temukan kau disisi jalan
di dalam kegelepan dan kesunyian
entah berapa jarak yang telah kau tempuh seorang diri
mungkin dalam ketidak warasanmu kau masih mencari arti
hingga malam tak lagi bertepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar