Relung jiwa yang terdalam
mereguk asa akan sebuah harapan
di pundakmu kutambatkan asa itu
untuk menapaki rimbunnya belukar ketidak pastian
menuju perjalanan panjang ke masa depan
Samar-samar
ku tatap jalan ini,
meski kadang terjal menusuk telapak kaki
atau perih merobek dinding harap
menggoyahkan tekad
namun bersamamu ku tetap bertahan
menapaki jalan ini
Kucoba kepakan sayap ini
menuju hingga akhir berhenti
meskipun tertatih
namun ku percaya
esok mentari kan bersinar
membawa seribu harap
Lupakan semua luka yang terukir di masa lalu
percayalah, karena cinta adalah sebuah harap/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar