Halaman

Iklan

Selasa, 29 November 2016

Senyap

Senyap

Terima kasih kau telah temaniku malam itu

saat kupunguti serpihan-serpihan sayap patahku

Kau datang dari sela sempit tembok kamarku

menyapaku dan buatku melukis senyuman

Senyap

setidaknya kau tidak seperti dia

yang tinggalkanku dalam pekat

bermandi jelaga dipeluk duka

terima kasih telah ajarkanku untuk bertahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar